Wengga Febri Soroti Pentingnya Infrastruktur untuk Pemerataan Ekonomi di Wilayah 3T Kalteng
Palangka Raya, 12 Mei 2025 — Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah, Wengga Febri Dwi Tananda, menegaskan bahwa percepatan pembangunan infrastruktur merupakan kunci utama dalam mewujudkan pemerataan ekonomi dan peningkatan layanan publik, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di provinsi tersebut.
Menurut Wengga, hingga saat ini masih banyak wilayah di Kalimantan Tengah, terutama di daerah 3T, yang menghadapi berbagai kendala akses, mulai dari transportasi yang terbatas, keterbatasan pasokan listrik, hingga minimnya jaringan komunikasi. Kondisi tersebut dinilainya telah menghambat pertumbuhan ekonomi serta menyulitkan masyarakat dalam mengakses layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan distribusi barang.
“Infrastruktur yang memadai adalah pondasi untuk membuka isolasi wilayah. Dengan jalan yang baik, jaringan listrik stabil, dan konektivitas internet, masyarakat bisa lebih produktif, UMKM berkembang, dan investasi masuk,” ujar Wengga kepada wartawan, Senin (12/5/2025).
Ia mendorong pemerintah provinsi maupun kabupaten untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur strategis, termasuk melalui alokasi anggaran yang tepat dan pelibatan masyarakat dalam proses perencanaan. Selain itu, Wengga menekankan pentingnya pengawasan ketat agar setiap proyek berjalan sesuai target dan tidak disalahgunakan.
“Kami ingin pembangunan di Kalteng merata, tidak hanya terpusat di kota-kota besar. Wilayah 3T harus mendapat perhatian serius agar kesenjangan bisa dikurangi,” tegasnya.
Wengga juga memberikan apresiasi terhadap langkah pemerintah pusat dalam menyalurkan Dana Desa serta menjalankan program percepatan pembangunan infrastruktur daerah. Namun demikian, ia mengingatkan agar implementasi program-program tersebut lebih diawasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat di lapangan.
“Kita tidak bisa hanya mengandalkan program di atas kertas. Perlu pengawasan yang ketat agar setiap rupiah dari anggaran benar-benar sampai ke masyarakat dan mendukung pembangunan yang berkeadilan,” pungkasnya.(JM)
