Jurnalis Metro

Satu Wadah Informasi

Dorong Pemanfaatan Pangan Lokal, DKPP dan TP PKK Barut Gelar Lomba Cipta Menu B2SA 2026

FOTO BERSAMA KETUA TP PKK-Peserta Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Tahun 2026 foto bersama dengan Ketua TP PKK Barito Utara usai pembukaan lomba, di gedung Balai Antang, Kamis (15/10/2026).

Muara Teweh – Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Utara terus mendorong pemanfaatan pangan lokal melalui Lomba Cipta Menu Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman (B2SA) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi pangan sehat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Kamis (15/10/2026), tersebut mengangkat tema “Kreasi Pangan Lokal B2SA, Kuatkan Ketahanan Pangan, Wujudkan Generasi Emas Tahun 2045” dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia ke-46 yang jatuh pada 16 Oktober 2026.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Utara, H. Siswandoyo, dalam laporannya menyampaikan bahwa lomba cipta menu B2SA bertujuan menyosialisasikan pentingnya pola konsumsi pangan yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman kepada masyarakat.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan kreativitas dan keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi menu sehat, menarik, dan bernilai gizi.

Pemanfaatan pangan lokal, lanjutnya, perlu terus dikembangkan karena menjadi salah satu langkah untuk mendukung kemandirian pangan sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Barito Utara.

Lomba Cipta Menu B2SA Tahun 2026 diikuti sebanyak 13 tim, terdiri atas sembilan tim Penggerak PKK dari wilayah Kabupaten Barito Utara dan empat tim dari organisasi wanita. Para peserta menampilkan kreativitas dalam mengolah berbagai bahan pangan menjadi menu yang memenuhi prinsip keberagaman, keseimbangan gizi, serta keamanan pangan.

Dewan juri dalam kegiatan tersebut ditetapkan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara, Hj. Maya Savitri Shalahuddin, dengan melibatkan unsur kompeten, yakni nutrisionis ahli madya RSUD Muara Teweh, Citra Adriana Satya, S.Gz., serta perwakilan Hotel Asta Muara Teweh, Chandra Sakti.

Siswandoyo juga menjelaskan bahwa penguatan ketahanan pangan masyarakat tidak hanya dilakukan melalui kegiatan lomba, tetapi juga melalui program peningkatan diversifikasi dan ketahanan pangan yang melibatkan berbagai unsur, termasuk Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara.

Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan telah menjalin nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara untuk memperkuat sinergi dalam mendorong penganekaragaman konsumsi pangan berbasis potensi lokal.

Implementasi program tersebut dilakukan melalui sosialisasi pola konsumsi pangan B2SA dan pelatihan diversifikasi pangan lokal di sejumlah desa. Selain itu, edukasi juga menyasar lingkungan pendidikan melalui program B2SA Go to School yang memberikan pemahaman kepada siswa sekolah dasar mengenai pentingnya mengonsumsi makanan sehat dan bergizi sejak dini.

Upaya tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan makan yang baik, meningkatkan pemahaman masyarakat tentang gizi, serta mendorong penggunaan bahan pangan lokal dalam menu sehari-hari.

Dalam rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia ke-46, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Utara juga menjadwalkan kegiatan informasi, edukasi, dan sosialisasi pangan pada Jumat (16/10/2026), di depan kantor dinas setempat.

Melalui berbagai program tersebut, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan berharap kolaborasi dengan Tim Penggerak PKK, organisasi wanita, dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam membangun pola konsumsi pangan yang sehat serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Pemanfaatan pangan lokal yang berkelanjutan diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia Barito Utara sekaligus mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.(Ph)