Ketua Yayasan Panglima Batur Dorong Polimat Tingkatkan Kualitas Pendidikan Vokasi
Muara Teweh – Ketua Umum Yayasan Panglima Batur, Iqbal Reza Erlanda, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan Politeknik Muara Teweh (Polimat) sebagai lembaga pendidikan vokasi yang mampu mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul, mandiri, dan berdaya saing di Kabupaten Barito Utara.
Hal tersebut disampaikannya dalam sambutan pada acara Wisuda Politeknik Muara Teweh yang berlangsung di Aula Balai Antang, Muara Teweh, Rabu (21/10/2026).
Iqbal mengatakan, Polimat lahir dari semangat inovasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjadi salah satu pelopor pendidikan vokasi di Kabupaten Barito Utara. Keberadaan perguruan tinggi tersebut diharapkan mampu membuka kesempatan bagi putra-putri daerah untuk mengenyam pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan daerah asal.
Menurutnya, keberadaan Polimat tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah melalui Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2008. Dalam penyelenggaraannya, Yayasan Panglima Batur mengemban amanah sebagai badan penyelenggara yang bertanggung jawab mendukung keberlangsungan dan pengembangan institusi pendidikan tersebut.
Sebagai badan penyelenggara, yayasan berkomitmen mendorong peningkatan kualitas Polimat melalui penguatan akreditasi, peningkatan kompetensi dosen, penciptaan iklim akademik yang kondusif, serta pengembangan program pendidikan menuju Sarjana Terapan atau Diploma IV (D-IV).
“Kami berkomitmen untuk terus mendorong Politeknik Muara Teweh agar semakin maju, meningkatkan kualitas pendidikan, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten serta sesuai dengan kebutuhan dunia kerja,” ujar Iqbal.
Ia menambahkan, pengembangan pendidikan vokasi harus sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia industri. Perguruan tinggi tidak cukup hanya berorientasi pada kegiatan akademik di ruang kelas, tetapi juga harus mampu menghasilkan inovasi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Menurutnya, konsep kampus berdampak menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Polimat untuk memperkuat perannya dalam pembangunan daerah melalui pengembangan ilmu pengetahuan, keterampilan, dan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Iqbal juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara atas dukungan melalui program beasiswa mahasiswa pada 2026. Menurutnya, program tersebut menjadi wujud perhatian pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi generasi muda.
Ia berharap dukungan tersebut dapat terus berlanjut, termasuk dalam pengembangan sarana dan prasarana kampus, seperti penyelesaian pembangunan masjid dan pengerjaan aula pertemuan. Fasilitas yang memadai dinilai penting untuk menunjang kegiatan akademik dan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.
“Atas nama Yayasan Panglima Batur, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Direktur Politeknik Muara Teweh beserta seluruh jajaran civitas akademika yang telah berdedikasi dalam memajukan pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah ini,” tuturnya.
Apresiasi juga disampaikan kepada perusahaan mitra, di antaranya PT SMN, PHG, PT B, serta perusahaan lainnya yang telah berpartisipasi melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pengembangan Polimat.
Pada kesempatan itu, Iqbal turut menyampaikan kebanggaannya kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil dari perjuangan panjang, ketekunan, semangat belajar, serta dukungan dan doa keluarga.
“Atas nama Yayasan Panglima Batur, saya mengucapkan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa ketekunan, semangat belajar, doa keluarga, dan pertolongan Allah SWT merupakan bagian penting yang mengantarkan saudara-saudara mencapai kebanggaan hari ini,” ungkapnya.
Ia berpesan agar para lulusan menjadikan wisuda sebagai awal perjalanan untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, menjaga integritas, dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi serta perubahan kebutuhan dunia kerja.
Menurutnya, ijazah bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan bekal awal untuk enghadapi tantangan kehidupan profesional dan dunia usaha.
Iqbal berharap para lulusan Polimat dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk membangun masa depan, membanggakan keluarga, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Barito Utara.
Dengan dukungan pemerintah daerah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat, ia optimistis Polimat dapat terus berkembang menjadi institusi pendidikan vokasi yang berkualitas dan mampu melahirkan generasi muda yang siap menghadapi tantangan masa depan.(Ph)
