Jurnalis Metro

Satu Wadah Informasi

Hormati Jasa H Nadalsyah, Bupati Shalahuddin Instruksikan Pengibaran Bendera Setengah Tiang

Muara Teweh – Bupati Barito Utara H Shalahuddin menginstruksikan seluruh perangkat daerah dan DPRD Kabupaten Barito Utara memasang bendera Merah Putih setengah tiang sebagai bentuk penghormatan atas jasa almarhum H Nadalsyah Koyem.

Instruksi tersebut disampaikan Bupati Barito Utara melalui Surat Edaran Nomor 100.3.4.2/85/SETDA/X/2026 tentang Pemasangan Bendera Setengah Tiang pada Perangkat Daerah dan DPRD Kabupaten Barito Utara, yang ditetapkan di Muara Teweh, Senin (5/10/2026).

H Shalahuddin mengatakan, pemasangan bendera setengah tiang dilakukan sehubungan dengan wafatnya H Nadalsyah Koyem pada Senin, 5 Oktober 2026. Almarhum diketahui pernah menjabat sebagai Bupati Barito Utara selama dua periode, yakni 2013-2018 dan 2018-2023.

“Sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa almarhum selama menjabat sebagai Bupati Barito Utara, kita menginstruksikan pemasangan bendera setengah tiang,” ujar H Shalahuddin.

Ia menjelaskan, bendera setengah tiang dipasang selama satu hari penuh pada Selasa, 6 Oktober 2026, di halaman kantor seluruh perangkat daerah dan DPRD Kabupaten Barito Utara.

Selain itu, Bupati juga meminta agar doa untuk almarhum diselipkan dalam pelaksanaan apel pagi dan apel sore di lingkungan pemerintah daerah.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bentuk penghormatan sekaligus penghargaan atas pengabdian almarhum selama memimpin Kabupaten Barito Utara.

“Doa juga kita selipkan pada saat apel pagi dan sore sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa almarhum,” katanya.

Bupati berharap seluruh perangkat daerah dapat melaksanakan edaran tersebut dengan penuh tanggung jawab.(kh3)

Bupati Barito Utara H Shalahuddin

Kalteng Kehilangan Putra Terbaiknya: Jenazah H Nadalsyah Koyem Dibawa ke Muara Teweh Pagi ini
KALTENGSATU, Muara Teweh – Jenazah mantan Bupati Barito Utara periode 2013–2023 sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Nadalsyah Koyem, dijadwalkan tiba di Muara Teweh pada Selasa (6/10/2026) sore. Almarhum diterbangkan pagi ini dari Jakarta menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, untuk kemudian diberangkatkan melalui jalur darat menuju tempat peristirahatan terakhir.

Kepergian pria yang akrab disapa H. Koyem ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Kalteng. Tokoh pembangunan Barito Utara tersebut mengembuskan napas terakhirnya setelah menjalani perawatan medis selama hampir dua pekan di Rumah Sakit Siloam, Jakarta.

Ketua Umum Partai Demokrat yang juga Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyempatkan diri melayat langsung ke rumah sakit. AHY menyampaikan belasungkawa mendalam atas berpulangnya sosok yang ia sebut sebagai tokoh, pemimpin, sekaligus sahabat rakyat tersebut.

“Kita kehilangan Bapak Nadalsyah, seorang yang sangat baik hatinya dan begitu menyayangi masyarakat. Semoga Allah SWT menerima amal ibadah dan kebaikannya, berpulang dalam keadaan husnulkhatimah, serta diampuni segala dosanya selama di dunia,” ucap AHY.

Ia juga mendoakan, agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan mampu meneruskan cita-cita mulia almarhum. “Mari kita lanjutkan hal-hal baik yang beliau perjuangkan. Kita semua menjadi saksi bahwa almarhum adalah orang yang sangat baik,” ungkapnya.

Rasa kehilangan serupa turut dirasakan oleh Bupati Barito Utara, H Shalahuddin ST MT yang sempat membesuk almarhum saat masih dirawat di Jakarta.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kami sangat berduka atas wafatnya Bapak Nadalsyah. Semoga Allah SWT menerima segala ibadah almarhum dan memberikan kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan,” tuturnya.

Sebagai informasi, H Nadalsyah merupakan figur pemimpin dan pengusaha sukses yang dikenal luas berkat kisah hidupnya yang inspiratif. Lahir di Desa Lemo pada 12 Maret 1965 dari keluarga sederhana, ia merintis kesuksesan dari bawah. Sejak kecil ia terbiasa bekerja keras, mulai dari membantu bengkel perahu motor sang ayah hingga menjadi tukang tambal ban dan mekanik di Muara Teweh. Berkat ketekunannya, ia berhasil membangun kerajaan bisnis sebelum akhirnya terjun ke dunia politik.

Kiprah kepemimpinannya di birokrasi dibuktikan lewat dua periode memimpin Barito Utara. Pada periode 2013–2018, ia berpasangan dengan Drs. Ompie Herby, disusul periode 2018–2023 bersama Sugianto Panala Putra.

Selama satu dekade pemerintahannya, H Koyem sukses mengubah wajah Barito Utara menjadi salah satu daerah yang berkembang pesat. Fokus utamanya menyasar pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok, perluasan akses jalan dan jembatan, peningkatan fasilitas kesehatan, serta tata kelola sumber daya alam yang berkelanjutan.

Di kancah politik praktis, kepiawaiannya memegang tongkat komando sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kalteng juga terbukti membawa perkembangan yang sangat signifikan bagi partai berlambang mercy tersebut di Bumi Tambun Bungai.   (Ph)