BNNP Kalteng Perkuat P4GN, Pemkab Barito Utara Dorong Kewaspadaan terhadap Narkoba
BIMTEK PENGGIAT P4GN KELOMPOK MASYARAKAT-BNNP Kalteng bersama BakesbangPol Barito Utara menggelar kegiatan Bimtek Penggiat P4GN Kelompok Masyarakat di aula C Setda Barito Utara, Kamis (15/10/2026).
Muara Teweh – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah melalui Tim Pemberdayaan Masyarakat (Dayamas) terus memperkuat peran serta masyarakat dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyuluh P4GN Kelompok Masyarakat Tahun 2026 yang dilaksanakan di Aula C Setda Barito Utara, Kamis (15/10/2026).
Kegiatan yang diikuti sebanyak 30 peserta dari berbagai unsur masyarakat tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kapasitas penyuluh P4GN agar mampu berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di lingkungan masing-masing.
Ketua Tim Dayamas BNNP Kalimantan Tengah, Dwi Prawitarini Soedijardjo, SE, menyampaikan bahwa pemberdayaan masyarakat merupakan bagian penting dari strategi pencegahan narkoba. Masyarakat tidak hanya menjadi sasaran sosialisasi, tetapi juga diharapkan menjadi mitra aktif dalam menyampaikan informasi, membangun kesadaran, dan meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman narkoba.
Menurutnya, melalui bimbingan teknis tersebut, peserta diharapkan memiliki pemahaman mengenai langkah-langkah yang tepat ketika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekitar, termasuk mekanisme pelaporan serta rujukan kepada pihak berwenang dan layanan kesehatan maupun rehabilitasi yang sesuai.
Pelibatan berbagai unsur, mulai dari organisasi kemasyarakatan, PKK, Karang Taruna, tokoh masyarakat, tokoh agama, hingga unsur pelayanan kesehatan, diharapkan mampu memperluas jangkauan penyuluhan P4GN sekaligus memperkuat ketahanan masyarakat terhadap ancaman narkoba.
Sementara itu, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melalui Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Barito Utara, Hj. Annisa Cahyawati, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Pemerintah Kabupaten Barito Utara mendukung upaya peningkatan kapasitas masyarakat dalam mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Annisa menegaskan bahwa permasalahan narkoba merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah, BNN, kepolisian, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta keluarga.
Ia juga mengingatkan bahwa posisi strategis Kabupaten Barito Utara di kawasan wilayah Barito, disertai pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat yang semakin tinggi, turut menghadirkan tantangan tersendiri dalam upaya pencegahan peredaran gelap narkoba.
Ancaman tersebut kata dia, juga perlu diwaspadai karena penyalahgunaan narkoba tidak hanya menjadi persoalan perkotaan, tetapi berpotensi menjangkau wilayah pedesaan hingga pelosok dan pedalaman. Kondisi ini semakin memprihatinkan apabila menyasar generasi muda dan anak-anak usia sekolah.
Karena itu, ia menambahkan masyarakat diharapkan tidak bersikap pasif, melainkan berperan aktif dalam membangun lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Upaya pencegahan juga perlu disertai pendampingan serta akses terhadap layanan kesehatan dan rehabilitasi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bimtek yang berlangsung selama dua hari, 15–16 Oktober 2026, tersebut menghadirkan materi analisis sosial dari pihak BNN, materi penyalahgunaan narkoba dari Satresnarkoba Polres Barito Utara, serta penanganan penyalahgunaan narkoba dari RSUD Muara Teweh.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap para peserta dapat menjadi penggerak dan penyuluh P4GN di lingkungan masing-masing, sekaligus memperkuat komitmen bersama untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkoba.
Kolaborasi berkelanjutan antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga terkait, dan seluruh elemen masyarakat diharapkan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sumber daya manusia Barito Utara yang sehat, berkualitas, berkarakter, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.(Ph)
