Jurnalis Metro

Satu Wadah Informasi

ORADO Kalteng Resmi Dikukuhkan, Domino Bertransformasi Jadi Olahraga Kompetitif

PALANGKA RAYA — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menandai langkah baru pengembangan olahraga domino dengan mengukuhkan kepengurusan Federasi Olahraga Domino Nasional (ORADO) tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, Senin (13/4/2026) malam, di Atrium Duta Mall Palangka Raya.

Pengukuhan ini menjadi titik awal pembinaan domino secara terstruktur di Kalimantan Tengah, sekaligus menggeser persepsi publik terhadap permainan tersebut dari sekadar hiburan menjadi cabang olahraga berbasis strategi dan kecerdasan.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, menegaskan domino memiliki nilai kompetitif yang tidak kalah dengan cabang olahraga lain. Menurutnya, permainan ini menuntut kemampuan berpikir taktis, ketelitian, serta ketahanan mental.

“Domino bukan sekadar permainan santai, tetapi juga melatih logika dan strategi. Ini berpotensi menjadi olahraga prestasi jika dikelola dengan baik,” ujarnya.

Pembentukan kepengurusan ORADO secara berjenjang dinilai penting untuk memperkuat fondasi organisasi, termasuk dalam menyiapkan sistem kompetisi dan pembinaan atlet. Para pengurus yang dilantik diharapkan mampu membangun ekosistem olahraga domino yang profesional sekaligus menghapus stigma negatif yang selama ini melekat di masyarakat.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, digelar pertandingan persahabatan antara Wakil Gubernur dan Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin. Laga tersebut berlangsung dalam suasana akrab dan berakhir imbang, mencerminkan semangat sportivitas sekaligus kebersamaan lintas kalangan.

Selain itu, kegiatan juga dirangkaikan dengan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) ORADO Kalimantan Tengah yang menjadi ajang seleksi atlet. Kejuaraan ini diikuti para pemain terbaik dari berbagai daerah untuk memperebutkan tiket menuju tingkat nasional.

Atlet yang lolos seleksi akan mewakili Kalimantan Tengah pada Kejuaraan Nasional ORADO di Bogor pada 24–25 April 2026. Ajang tersebut diharapkan menjadi momentum bagi daerah untuk menunjukkan daya saing di tingkat nasional.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan komunitas, ORADO Kalteng menargetkan lahirnya atlet-atlet berprestasi sekaligus memperkuat posisi domino sebagai olahraga intelektual yang layak diperhitungkan di Indonesia.