Jurnalis Metro

Satu Wadah Informasi

100 Hari Kepemimpinan Bupati, Percepat  Peningkatan Kualitas SDM dan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur di Barito Utara

Muara Teweh – Memasuki 100 hari masa kepemimpinannya, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, ST., M.T. menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mempercepat pembangunan daerah melalui Program GASPOL 11.12, sebuah gerakan akselerasi strategis yang difokuskan pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan pemerataan infrastruktur di seluruh wilayah Barito Utara.

Hal tersebut disampaikan Bupati Shalahuddin menjelang refleksi 100 hari kerja yang akan dibahas dalam program “Speak After Lunch” iNews TV, yang dijadwalkan tayang pada Senin (26/1/2026).

“Program GASPOL 11.12 bukan sekadar slogan, tetapi menjadi arah kebijakan percepatan pembangunan yang terencana, terukur, dan menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Fokus utama kami adalah peningkatan kualitas SDM serta pemerataan infrastruktur hingga ke pelosok desa,” ujar Shalahuddin, Sabtu (24/1/2026).

Ia menjelaskan, selama 100 hari pertama masa kepemimpinannya, Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah memprioritaskan sejumlah langkah strategis, di antaranya penguatan layanan pendidikan dan kesehatan, peningkatan konektivitas jalan dan jembatan, serta penataan tata kelola pemerintahan yang lebih responsif, efektif, dan transparan.

Menurut Bupati Shalahuddin, pembangunan yang berkeadilan hanya dapat terwujud apabila manfaatnya dirasakan secara langsung oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kami ingin memastikan pembangunan tidak hanya terpusat di wilayah perkotaan, tetapi juga menjangkau daerah pedesaan. Prinsip kami jelas, tidak ada yang tertinggal dalam proses pembangunan Bumi Iya Mulik Bengkang Turan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Shalahuddin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berperan aktif, berpartisipasi, serta mengawal pelaksanaan program pembangunan agar visi Barito Utara yang maju, mandiri, dan berdaya saing dapat diwujudkan secara berkelanjutan.

Tinjau Infrastruktur Jalan dan Jembatan

Sebelumnya, Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, melakukan peninjauan dan pengecekan langsung kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Desa Trahean, Kecamatan Teweh Selatan hingga Desa Sikan, Kecamatan Montallat pada Selasa 13 Januari 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati didampingi oleh Wakil Bupati Barito Utara, Sekretaris Daerah, Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Kepala Dinas Pendidikan, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kelayakan infrastruktur sebagai penunjang aktivitas masyarakat sekaligus mengidentifikasi sejumlah ruas jalan yang memerlukan perhatian dan penanganan lebih lanjut.

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan bahwa pengecekan langsung ke lapangan merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin melihat langsung kondisi jalan dan jembatan yang menjadi urat nadi aktivitas masyarakat. Dari hasil peninjauan ini, ada beberapa titik ruas jalan yang menjadi catatan dan akan segera ditindaklanjuti sesuai skala prioritas,” ujar Bupati H. Shalahuddin.

Titik terakhir peninjauan dilakukan di lokasi pembangunan jembatan yang akan menghubungkan wilayah Tumpung Laung dengan Desa Sikan. Jembatan tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam membuka akses antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Kecamatan Montallat.

“Saya menekankan kepada dinas terkait agar terus intens melakukan pengawasan dan mengawal seluruh proses pembangunan jembatan ini, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, sehingga kualitasnya terjaga dan dapat selesai tepat waktu,” tegasnya.

Selain meninjau infrastruktur, Bupati juga menyampaikan sejumlah arahan serta rencana pembangunan di wilayah Kecamatan Montallat secara terstruktur dan penuh pertimbangan di hadapan masyarakat, Camat, unsur Tripika Kecamatan, Kepala Desa, serta Badan Permusyawaratan Desa (BPD).

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara, M. Iman Topik, menyampaikan bahwa pihaknya siap menindaklanjuti seluruh arahan Bupati berdasarkan hasil peninjauan lapangan.

“Kami akan segera melakukan evaluasi teknis terhadap ruas-ruas jalan yang menjadi perhatian Bapak Bupati serta memastikan pembangunan jembatan Tumpung Laung–Sikan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis dan standar mutu yang telah ditetapkan,” jelas M. Iman Topik.

Ia menambahkan, pembangunan infrastruktur di wilayah Montallat menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam rangka pemerataan pembangunan dan peningkatan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Barito Utara.

Dengan adanya peninjauan langsung tersebut, diharapkan pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan dan jembatan dapat berjalan lebih optimal, tepat sasaran, dan berkelanjutan demi mendukung kesejahteraan masyarakat Barito Utara.

Wujudkan Barito Utara Terang

Tak hanya infrastruktur jalan dan jembatan, Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga berkomitmen dalam memerangi kegelapan di wilayah pelosok/pedesaan. Hal itu dibuktikan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menghadiri langsung prosesi pemancangan tiang listrik pertama yang menandai dimulainya pemasangan jaringan listrik di empat desa, yakni Desa Benangen I, Benangen II, Benangen III, dan Desa Sampirang II, pada Rabu, 14 Januari 2026.

Kedatangan rombongan Bupati di lokasi acara disambut hangat oleh warga setempat melalui prosesi adat Potong Hompong sebagai simbol penghormatan sekaligus permohonan doa restu agar pembangunan berjalan lancar.

Bupati H. Shalahuddin menegaskan bahwa infrastruktur kelistrikan adalah kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Menurutnya, kehadiran listrik akan menjadi katalisator bagi berbagai sektor krusial di pedesaan.

“Listrik bukan sekadar sarana penerangan. Ini adalah penunjang utama dalam aspek pendidikan, kesehatan, hingga penggerak roda perekonomian masyarakat. Dengan masuknya listrik, kita berharap ada peningkatan kesejahteraan sosial yang nyata,” ujar H. Shalahuddin.

Bupati juga berpesan kepada warga agar turut menjaga aset negara tersebut. “Mari kita bersama-sama merawat fasilitas ini agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang demi kenyamanan, keamanan, dan produktivitas kita semua,” imbuhnya.

Senada dengan Bupati, Plt. Camat Teweh Timur, Mundawan, menilai langkah ini sebagai tonggak strategis dalam meningkatkan kualitas hidup warganya. Ia menyebut kehadiran PLN adalah wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

Sementara itu, perwakilan Manager UP2K PLN Kalimantan Tengah, Alqindy, menekankan bahwa proyek ini merupakan hasil kerja sama yang solid antar instansi. Ia menyampaikan pesan pimpinan PLN bahwa menyambungkan listrik ke pelosok adalah sebuah misi kemanusiaan.

“Membangun listrik adalah tugas mulia untuk memerdekakan seluruh pelosok dari kegelapan. Kami berharap hadirnya listrik di wilayah Benangen dan Sampirang dapat memacu kemajuan desa agar setara dengan wilayah perkotaan,” jelas Alqindy.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, Sekretaris Daerah, Muhlis beserta para Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Barito Utara, Unsur Forkopimca Kecamatan Teweh Timur, Tokoh masyarakat dan  undangan lainnya.

Dengan dimulainya pemancangan tiang ini, pemerataan pembangunan di wilayah Kecamatan Teweh Timur diharapkan semakin solid, memperkuat rasa kebersamaan, dan membawa perubahan positif bagi kehidupan masyarakat setempat.    (Ph)