Jurnalis Metro

Satu Wadah Informasi

Pencegahan Bahaya Narkoba di Kalangan Pelajar: Langkah Konkret untuk Menyelamatkan Generasi Penerus

Murung raya – Penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang menjadi ancaman serius bagi generasi muda, khususnya pelajar yang diharapkan menjadi penerus bangsa. Dalam upaya menekan peredaran gelap narkoba, sosialisasi pencegahan terus digencarkan di wilayah ini.

Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya (MURA) dari Fraksi PDIP, Bebie, mengungkapkan bahwa bahaya narkoba tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga mengancam masa depan pendidikan dan mental pelajar. “Generasi muda adalah harapan bangsa, di pundak mereka masa depan bangsa ini diletakkan. Namun, narkoba menjadi ancaman besar yang bisa menghancurkan potensi mereka,” ujar Bebie pada Minggu (10/11/2024).

Menurut Bebie, pencegahan jauh lebih efektif dibandingkan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba. Ia menegaskan bahwa proses pemulihan dari kecanduan narkoba adalah tantangan yang sangat berat. “Lebih sulit itu mengobati daripada mencegah. Kalau sudah terkena narkoba, sangat susah untuk menghilangkannya,” tegasnya.

Kecanduan narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga menyasar aspek psikologis, sosial, dan ekonomi korban. Bebie menambahkan, meskipun rehabilitasi tersedia, masyarakat perlu lebih fokus pada langkah preventif untuk melindungi generasi muda dari jeratan barang haram tersebut.

Dalam konteks pendidikan, penyalahgunaan narkoba dapat menyebabkan penurunan konsentrasi, motivasi belajar, hingga putus sekolah. Padahal, pelajar memiliki peran strategis sebagai penggerak kemajuan bangsa di masa depan. Oleh karena itu, menurut Bebie, penting bagi semua pihak—pemerintah, lembaga pendidikan, hingga masyarakat—untuk bersinergi dalam memberikan edukasi dan pengawasan terhadap pelajar.

Upaya pencegahan ini memerlukan kesadaran kolektif, mulai dari lingkungan keluarga hingga sekolah. Bebie mengingatkan, “Langkah kecil berupa sosialisasi, edukasi, dan pengawasan ketat dapat memberikan dampak besar dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar.”

Pentingnya aksi nyata ini tidak hanya untuk melindungi generasi muda dari bahaya narkoba, tetapi juga memastikan keberlangsungan pembangunan bangsa melalui sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.(JM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini