Jurnalis Metro

Satu Wadah Informasi

Pemdes Diminta Proaktif Turunkan Stunting di Mura

MURUNG RAYA. Pemerintah Desa (Pemdes) diminta lebih proaktif dalam menekan angka prevalensi stunting di Kabupaten Murung Raya (Mura). Anggota DPRD Mura, Mahyono, menegaskan bahwa intervensi yang terkoordinasi mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, khususnya di lokus stunting, akan berdampak signifikan dalam mempercepat penurunan stunting. Selasa (01/10/2024).

Menurut Mahyono, intensifikasi kegiatan rembuk stunting perlu dilakukan guna meningkatkan aksi di lapangan. “Ini harus menjadi perhatian khusus bagi pemerintah desa dan kecamatan yang menjadi lokus stunting,” ujarnya. Politisi PKB ini juga menekankan pentingnya peran multi sektor yang terintegrasi melalui kelembagaan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di setiap tingkatan, mulai dari kabupaten, kecamatan, hingga desa.

Lebih lanjut, Mahyono menyoroti bahwa pemerintah daerah, sebagai koordinator utama, membutuhkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk lembaga non-pemerintah dan masyarakat luas. “Dengan adanya aksi lapangan yang terintegrasi melalui pendekatan multisektor serta layanan yang tepat sasaran, diharapkan hasil yang diinginkan akan segera tercapai, sesuai target Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah,” imbuhnya.

Senada dengan Mahyono, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3ADaldukKB) Kabupaten Mura, Daniel Patandianan, mengungkapkan bahwa Kabupaten Murung Raya dihadapkan dengan target percepatan penurunan stunting sebesar 17,26 persen pada tahun 2024. Namun, berdasarkan data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023, prevalensi stunting di wilayah tersebut masih mencapai 21 persen.

Dengan adanya koordinasi multisektor yang baik serta aksi yang intensif di lapangan, Mahyono berharap agar upaya penurunan prevalensi stunting di Mura dapat segera mencapai target yang diinginkan, sesuai dengan kebijakan nasional dan provinsi.(JM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini