Jurnalis Metro

Satu Wadah Informasi

​Palangka Raya ,Kehilangan Salah Satu Putra Terbaik dan Pejuang Pembangunan.DR.H.Mofit Saptono

 

Palangka Raya – Jurnalis Metro-
Kota Palangka Raya kembali diselimuti kabar duka. Pada Rabu (21/1/2026), satu nama yang pernah menjadi bagian dari denyut pemerintahan kota ini berpulang untuk selamanya. Dr. H. Mofit Saptono Subagio, mantan Wakil Wali Kota Palangka Raya, meninggal dunia di Jakarta.

Kepergiannya membawa keheningan tersendiri. Bukan karena riuh kehilangan seorang pejabat, melainkan karena Palangka Raya kehilangan sosok yang selama bertahun-tahun bekerja dalam senyap, namun meninggalkan jejak yang terasa.

Mofit Saptono Subagio bukan tipe pemimpin yang gemar tampil ke depan. Ia memilih berjalan berdampingan, menguatkan dari sisi, dan memastikan roda pemerintahan tetap bergerak lurus. Sikap tenang dan tutur kata yang bersahaja menjadi ciri khas almarhum selama menjalani pengabdian.
Dalam periode 2013–2018, almarhum mengemban amanah sebagai Wakil Wali Kota Palangka Raya mendampingi Wali Kota H. Riban Satia. Di masa itulah, komitmen beliau terhadap pelayanan publik dan pembangunan kota diuji sekaligus dikenang. Tidak banyak kata, namun kerja-kerja yang dilakukannya menjadi bagian dari fondasi pemerintahan kota hari ini.

Bagi banyak orang yang mengenalnya, almarhum adalah sosok birokrat yang bekerja dengan nurani. Ia hadir bukan sekadar sebagai pejabat, tetapi sebagai pelayan masyarakat yang memahami bahwa jabatan adalah amanah, bukan kehormatan semata.

Kepergian beliau tak hanya meninggalkan duka bagi keluarga besar, tetapi juga bagi jajaran pemerintahan dan masyarakat Palangka Raya yang pernah bersentuhan langsung dengan keteladanannya.

Jenazah almarhum dijadwalkan diterbangkan dari Jakarta ke Palangka Raya untuk disemayamkan dan dimakamkan di tanah kelahirannya. Kota yang pernah ia layani, kini menjadi tempat peristirahatan terakhirnya.
Ucapan duka dan doa mengalir dari berbagai penjuru. Namun lebih dari itu, kenangan tentang sikap rendah hati, ketenangan, serta kesungguhan dalam bekerja menjadi warisan yang terus hidup.

Redaksi Jurnalis Metro- menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Dr. H. Mofit Saptono Subagio.
Kami meyakini, pengabdian yang dilakukan dengan keikhlasan tidak pernah benar-benar berakhir. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal bakti almarhum, mengampuni segala kekhilafan, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya.

Kepada keluarga yang ditinggalkan, kami mendoakan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan ini.
Kini, satu kursi di memori Palangka Raya terasa kosong. Namun nilai pengabdian yang pernah ditanamkan almarhum akan tetap menjadi bagian dari perjalanan kota ini.

(Ayu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini