Jurnalis Metro

Satu Wadah Informasi

Operasi Katarak Digelar Dinkes Kalteng dalam Rangka HUT ke-67

PALANGKA RAYA .Dalam rangka memperingati HUT Kalimantan Tengah ke-67 pada tahun 2024, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Tengah mengadakan operasi katarak. Kegiatan ini berlangsung di RSUD dr. Doris Sylvanus dan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul.

Dalam sambutannya, Suyuti menyatakan bahwa operasi katarak rutin dilakukan untuk mempercepat penurunan angka kebutaan di Kalimantan Tengah. “Kecepatan untuk mengurangi angka kebutaan di Kalteng perlu penanganan khusus,” ujarnya.

Program ini didanai sepenuhnya oleh Dinas Kesehatan dan mendapat apresiasi dari Gubernur Kalteng yang diwakili oleh Wakil Gubernur, Edy Pratowo. “Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, kami mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini sebagai wujud perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan,” kata Edy.

Operasi katarak gratis ini merupakan bukti nyata kepedulian pemerintah dalam meningkatkan kesadaran, kemauan, dan kemampuan hidup sehat masyarakat Kalteng. Program ini bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkelanjutan, dengan perhatian khusus kepada kelompok rentan seperti lansia, ibu, bayi, anak, dan keluarga miskin.

Katarak adalah penyebab utama kebutaan di dunia, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Kondisi ini ditandai dengan mengeruhnya lensa mata yang menyebabkan penglihatan menjadi kabur, umumnya terjadi pada lansia, dan dapat mempengaruhi salah satu atau kedua mata.

“Saat ini, belum ada pengobatan alami yang terbukti efektif mengatasi katarak. Satu-satunya cara untuk mengatasinya adalah melalui operasi,” jelas Edy.

Meskipun prosedur operasi katarak adalah umum dan terbukti aman, Edy menekankan pentingnya operasi ini untuk mengembalikan produktivitas penderita katarak. Program ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan bagi penderita katarak, menurunkan angka kebutaan di Kalimantan Tengah, meningkatkan akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat kurang mampu, serta memperluas cakupan operasi katarak dan kesehatan indra di provinsi ini.

“Ke depan, kegiatan ini hendaknya menjadi agenda rutin guna mewujudkan Kalimantan Tengah yang semakin berkah dan sejahtera, khususnya di bidang kesehatan,” pungkasnya.(JM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini