Banjir di Kabupaten Kapuas Makin Parah, 16 Ribu Jiwa Terdampak
PALANGKA RAYA – Bencana banjir di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, makin meluas. Setidaknya 14 desa di 2 kecamatan terendam banjir sejak Rabu (29/3) kemarin. Diperkirakan lebih dari 16 ribu jiwa terdampak.
Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas hingga Jumat (31/3) pukul 21.00 WIB, setidaknya 4.166 rumah di 14 desa tergenang air dengan tinggi 40-130 cm.
Desa-desa terdampak yakni 9 desa di Kecamatan Kapuas Tengah, meliputi Desa Marapit, Desa Tapen, Desa Kota Baru, Desa Pujon, Desa Bajuh, Desa Penda Muntei, Desa Kayu Bulan, Desa Manis, dan Desa Karukus. Sementara 5 desa lainnya berada di Kecamatan Timpah, yaitu Desa Petak Puti, Desa Tumbang Randang, Desa Lungkuh Layang, Desa Lawang Kamah, dan Desa Lawang Kajang.
Diperkirakan 16.234 jiwa dari 5.357 kepala keluarga (KK) terkena imbasnya. Namun hingga kini belum ada warga yang mengungsi. Mereka memilih bertahan di rumah masing-masing.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Kapuas, Panahatan Sinaga mengatakan banjir juga merendam 36 fasilitas umum, 35 rumah ibadah, 11 sarana kesehatan, dan 67 titik akses jalan.
Lebih lanjut, Panahatan menambahkan sudah ada 39 warga yang mulai terserang penyakit kulit gatal-gatal akibat terendam air kotor. Seorang warga juga sempat dirawat karena mengalami diare dan muntah.
“Korban sakit sudah ditangani tim medis dari Dinas Kesehatan setempat. Mereka terus memantau dan memberi perawatan intensif pada warga,” ujarnya.
Kondisi terkini, ketinggian air di 9 desa Kecamatan Kapuas Tengah mulai surut sekitar 30 cm. Sementara 5 desa di Kecamatan Timpah masih tergenang dengan ketinggian 40-130 cm. Cuaca di sekitar lokasi terdampak juga cerah berawan.
Pemerintah terus menggelontorkan bantuan bagi warga terdampak. Mulai dari sembako, obat-obatan, hingga posko kesehatan darurat. Harapannya, warga segera pulih dari bencana yang melanda hampir 2 minggu ini.

Tinggalkan Balasan