Arton S. Dohong: Domino Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Kreatif, Asal Taat Aturan
PALANGKA RAYA — Ketua DPRD Kalimantan Tengah, Arton S. Dohong, mendorong pengembangan olahraga domino sebagai salah satu potensi baru yang dapat memberi kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.
Menurut Arton, domino tidak semata-mata menjadi ruang kompetisi dan hiburan masyarakat. Jika dikelola secara profesional, tertib, serta berada dalam koridor regulasi, aktivitas tersebut dapat berkembang menjadi ekosistem yang membuka peluang ekonomi sekaligus memperkuat interaksi sosial.
“Perkembangan olahraga domino jika dikelola dengan baik dan tertib aturan dapat menjadi salah satu alternatif kegiatan ekonomi yang positif. Hal ini juga berpotensi menjadi wadah pembinaan karakter serta sarana silaturahmi yang mempererat persaudaraan antarwarga tanpa melanggar norma yang berlaku,” kata Arton di Palangka Raya, Selasa (4/8/2026).
Ia mengatakan, domino merupakan permainan yang telah lama dikenal masyarakat. Dalam perkembangannya, domino kini turut mendapat ruang pembinaan sebagai aktivitas olahraga melalui organisasi Olahraga Domino Indonesia (Orado).
Arton menilai perkembangan tersebut dapat mengubah cara pandang masyarakat terhadap domino. Aktivitas yang sebelumnya identik dengan permainan, kata dia, kini dapat diarahkan menjadi kegiatan olahraga yang mendorong sportivitas, memperkuat komunikasi antarkomunitas, sekaligus membangun ruang interaksi sosial yang positif.
Potensi ekonomi juga dinilai terbuka melalui berbagai turnamen dan perlombaan domino yang digelar di daerah. Kegiatan tersebut dapat menjadi ruang promosi bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pelaku ekonomi kreatif untuk menawarkan produk kepada masyarakat.
“Jika dikelola dengan baik, aktivitas ini dapat menjadi ruang interaksi yang sehat dengan tetap menjunjung sportivitas dan nilai-nilai kebersamaan,” ujarnya.
Namun, Arton menekankan bahwa pengembangan olahraga domino harus tetap disertai pengawasan dan pembinaan. Ia mengingatkan seluruh pihak agar aktivitas tersebut tidak bergeser menjadi praktik yang bertentangan dengan hukum maupun norma sosial dan budaya yang berlaku di Kalimantan Tengah.
Menurut dia, pemerintah daerah bersama komunitas dan pemangku kepentingan lainnya memiliki peran penting dalam memastikan kegiatan domino berkembang secara sehat, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pembinaan menjadi aspek penting agar olahraga ini berkembang sebagai sektor ekonomi kreatif yang sehat, produktif, dan memberikan dampak positif bagi daerah. Seluruh pihak harus memiliki komitmen yang sama untuk menjaga kegiatan tersebut tetap berjalan sesuai aturan,” tegasnya.
Arton juga mendorong adanya kolaborasi antara pemerintah daerah, komunitas olahraga domino, dan pelaku usaha. Sinergi tersebut, menurut dia, dapat membuka ruang inovasi sekaligus memperluas manfaat ekonomi dan sosial dari perkembangan olahraga domino.
Ia berharap pemerintah tetap memberikan ruang bagi berbagai potensi ekonomi yang tumbuh dari masyarakat, sepanjang kegiatan tersebut mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan, serta tidak mengabaikan ketentuan hukum dan nilai budaya lokal.
“Setiap peluang ekonomi yang tumbuh dari masyarakat patut mendapat ruang selama memberikan manfaat, menciptakan lapangan pekerjaan, serta tetap menghormati aturan dan budaya daerah. Dukungan ini diharapkan menjadi motivasi bagi pelaku industri kreatif untuk terus mengembangkan potensi lokal secara bertanggung jawab,” pungkas Arton.

