Jurnalis Metro

Satu Wadah Informasi

Syaufwan Hadi Dorong Peremajaan Pohon di Palangka Raya: Menjaga Teduh Kota, Melindungi Keselamatan Warga

PALANGKA RAYA – Pohon-pohon besar yang tumbuh di sepanjang jalan dan sudut Kota Palangka Raya bukan sekadar penghias wajah kota. Di balik rindangnya dedaunan, terdapat peran penting bagi kehidupan masyarakat, mulai dari menjaga kualitas udara, meredam suhu panas, hingga menghadirkan ruang perkotaan yang lebih sejuk dan nyaman.(04/11)

Namun, di tengah manfaat tersebut, keberadaan pohon-pohon tua yang tidak terawat juga menyimpan potensi bahaya. Terlebih ketika kondisi cuaca tidak menentu, pohon yang rapuh atau memiliki akar dan batang yang telah melemah sewaktu-waktu dapat tumbang dan mengancam keselamatan warga.

Kembali terjadinya peristiwa pohon tumbang di wilayah Kota Palangka Raya menjadi perhatian Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, S.Pi. Ia menilai, kejadian tersebut harus menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah untuk memberikan perhatian lebih serius terhadap pemeliharaan dan peremajaan pohon di kawasan perkotaan.

Menurut Syaufwan, menjaga keberadaan pohon sama pentingnya dengan memastikan keselamatan masyarakat. Keduanya tidak seharusnya dipertentangkan, melainkan berjalan beriringan melalui pengelolaan lingkungan yang terencana dan berkelanjutan.

“Pemeliharaan dan peremajaan pohon merupakan langkah penting untuk memastikan pohon tetap sehat, kuat, aman, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Kota Palangka Raya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pohon memiliki kontribusi besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem perkotaan. Sebagai penyaring alami, pepohonan membantu menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen. Tajuk dan dedaunannya juga berperan menangkap debu serta membantu mengurangi sejumlah polutan di udara.

Manfaat lainnya terasa langsung dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran pohon mampu memberikan keteduhan sekaligus menurunkan suhu lingkungan melalui proses transpirasi. Di tengah meningkatnya suhu kawasan perkotaan, ruang hijau menjadi salah satu penyangga alami untuk menciptakan lingkungan yang lebih sejuk dan mengurangi ketergantungan terhadap pendingin ruangan.

Tidak hanya itu, sistem perakaran pohon juga memiliki peran penting dalam menjaga daya serap tanah terhadap air hujan. Dengan pengelolaan yang tepat, pepohonan dapat membantu memperlambat limpasan air permukaan, mengurangi risiko erosi, serta mendukung upaya pengendalian genangan dan banjir.

Bagi Syaufwan, manfaat pohon bahkan melampaui persoalan ekologis. Lingkungan yang hijau dan tertata turut membentuk kualitas kehidupan masyarakat, termasuk memberikan kenyamanan psikologis di tengah kesibukan aktivitas perkotaan.

“Ruang terbuka hijau dan pohon yang terawat menciptakan lingkungan yang sejuk, nyaman, serta membantu mengurangi tingkat stres masyarakat,” tegasnya.

Anggota Fraksi PAN DPRD Kota Palangka Raya itu juga mengingatkan bahwa keindahan kota harus berjalan seiring dengan aspek keamanan. Pohon yang tumbuh besar dan rindang memang menjadi bagian dari karakter sebuah kota, tetapi kondisinya perlu diperiksa secara berkala agar tidak berubah menjadi ancaman bagi pengguna jalan maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitarnya.

Pemangkasan cabang yang telah rapuh, pemeriksaan kondisi batang dan perakaran, hingga peremajaan terhadap pohon yang dinilai sudah tidak layak dipertahankan merupakan bagian dari langkah pemeliharaan yang perlu dilakukan secara terukur.

Menurutnya, peremajaan bukan berarti menghilangkan keberadaan pepohonan dari wajah kota. Sebaliknya, langkah tersebut merupakan upaya menjaga kesinambungan ruang hijau agar manfaat ekologisnya tetap dapat dirasakan oleh generasi mendatang tanpa mengabaikan keselamatan warga saat ini.

“Melalui pemeliharaan dan peremajaan yang berkala, kita dapat menjaga keamanan warga sekaligus mempertahankan keindahan serta manfaat ekologis bagi Kota Palangka Raya dalam jangka panjang,” tambahnya.

Karena itu, Syaufwan mengimbau dinas terkait agar tidak menunggu terjadinya pohon tumbang untuk mengambil tindakan. Pemeriksaan kondisi pohon, pemangkasan cabang berisiko, serta pemeliharaan secara rutin perlu menjadi agenda berkelanjutan di seluruh wilayah Kota Palangka Raya, terutama pada jalur-jalur padat aktivitas masyarakat dan kawasan publik.

“Saya mengimbau dinas terkait agar melakukan pemeriksaan, pemeliharaan, serta memangkas pohon-pohon besar secara berkala di seluruh wilayah Kota Palangka Raya, guna mencegah kejadian serupa dan menciptakan lingkungan kota yang aman, nyaman, dan lestari,” tutupnya.

Pada akhirnya, kota yang baik bukan hanya kota dengan jalan yang tertata dan bangunan yang berdiri megah. Kota yang baik juga adalah kota yang mampu merawat pepohonannya, menjaga keseimbangan alam, sekaligus memastikan setiap warga dapat beraktivitas dengan rasa aman.

Sebab, mempertahankan kerindangan kota bukan semata-mata tentang menjaga pohon tetap berdiri, melainkan tentang merawat kehidupan yang tumbuh di sekitarnya.