Jurnalis Metro

Satu Wadah Informasi

Masuk Nominasi Nasional, Wakil Bupati Barito Utara  Paparkan Strategi Penurunan Angka Pengangguran

WABUP PAPARKAN STRATEGI-Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan didampingi Asisten Sekda H Yaser Arapat, Kadis Nakertranskop UKM, M Mastur bersama dinas instanjsi terkait saat mengikuti kegiatan zoom metting bersama Kemendagri melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri di aula Setda lantai I, Rabu (1/4/2026)

Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional dengan masuk dalam nominasi kabupaten/kota se-Indonesia yang dinilai berhasil menurunkan angka pengangguran.

Penghargaan ini diberikan dalam kegiatan Apresiasi Kinerja Pemerintah Daerah Dimensi Penurunan Tingkat Pengangguran yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) melalui Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara daring melalui zoom meeting dan diikuti oleh sejumlah perangkat daerah terkait. Hadir dalam kegiatan ini Kepala Disnakertranskop UKM bersama Kepala Bidang Ketenagakerjaan, serta Kepala Bapperida didampingi Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan. Keterlibatan lintas sektor ini mencerminkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mengintegrasikan kebijakan dan inovasi untuk menekan angka pengangguran.

Kabupaten Barito Utara menjadi satu dari empat kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Tengah yang berhasil meraih nominasi nasional. Penilaian ini diberikan kepada daerah yang menunjukkan tren positif dalam menurunkan tingkat pengangguran melalui kebijakan yang inovatif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

Presentasi dilaksanakan pada Rabu (1/4/2026) di Aula Setda Lantai I dan dimulai sejak pukul 08.00 WIB. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin diwakili oleh Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan yang memaparkan strategi percepatan penurunan pengangguran di hadapan tim penilai dari Kemendagri.

Dalam penyampaiannya, Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan membawakan materi berjudul “Strategi Percepatan Penurunan Pengangguran di Kabupaten Barito Utara Tahun 2026” selama 15 menit, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama tim penilai.

Dalam presentasi tersebut dijelaskan bahwa Kabupaten Barito Utara menunjukkan komitmen serius dalam upaya menurunkan angka pengangguran. Hal ini tercermin dari capaian Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) sebesar 4,54 persen pada tahun 2025. Capaian tersebut didukung oleh pertumbuhan ekonomi daerah yang positif serta meningkatnya partisipasi angkatan kerja.

Selain itu, tren penurunan TPT yang konsisten sejak tahun 2021 hingga 2025 menjadi indikator kuat keberhasilan kebijakan perluasan kesempatan kerja. Dalam kurun waktu empat tahun terakhir, Kabupaten Barito Utara berhasil menciptakan sebanyak 22.164 lapangan kerja baru, yang menjadi bukti nyata keberhasilan program ketenagakerjaan yang dijalankan.

Bupati Barito Utara, H Shalahuddin melalui Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dalam pernyataannya menegaskan bahwa keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi dan kolaborasi berbagai pihak.

“Capaian ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Kami terus mendorong terciptanya lapangan kerja melalui pelatihan, pemagangan, serta peningkatan kompetensi tenaga kerja agar mampu bersaing di dunia kerja,” ujar Wakil Bupati saat menyampaikan pernyataan Bupati di Aula Setda Lantai I.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Disnakertranskopukm secara konsisten melaksanakan berbagai program strategis, seperti pelatihan kerja berbasis kompetensi, sosialisasi ketenagakerjaan, penyediaan informasi bursa kerja, serta fasilitasi program pemagangan di berbagai perusahaan.

Di akhir presentasinya, Wakil Bupati kembali menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mengawal kebijakan penurunan pengangguran secara berkelanjutan dan inklusif.

“Ke depan, kami akan terus memperkuat langkah strategis, di antaranya pendirian workshop alat berat, peningkatan pelatihan berbasis kompetensi, pengawasan kepatuhan perusahaan terhadap regulasi ketenagakerjaan, pengarusutamaan gender, serta penyusunan perencanaan tenaga kerja daerah yang lebih terarah,” tegasnya.

Melalui berbagai upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Barito Utara optimistis mampu mempertahankan tren positif penurunan angka pengangguran sekaligus menciptakan lapangan kerja yang berkualitas dan inklusif bagi seluruh masyarakat.

Prestasi ini juga diharapkan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan inovasi dalam pembangunan ketenagakerjaan, serta memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan visi pembangunan daerah “Barito Utara Maju, Tumbuh Pesat, Sejahtera dan Berkeadilan.”         (Ph/Tim)