Minim Infrastruktur, Desa Terpencil di Murung Raya Terisolasi dari Pembangunan
MURUNG RAYA – H. Gunawan, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Murung Raya, menyoroti kondisi desa-desa terpencil di wilayahnya yang hingga kini minim sentuhan pembangunan. Menurutnya, banyak desa di pelosok Murung Raya masih terisolasi karena belum tersedianya infrastruktur darat yang memadai seperti jalan dan jembatan.
Dalam keterangannya pada 17 Oktober, H. Gunawan mendesak Pemerintah Daerah Murung Raya agar memaksimalkan program pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan. Meskipun secara umum pembangunan di Murung Raya sudah menunjukkan kemajuan, namun menurutnya, realisasi di desa-desa terpencil masih jauh dari optimal.
“Contoh nyata yang sering menjadi keluhan masyarakat adalah tidak adanya akses jalan dan jembatan yang layak, minimnya jaringan listrik, serta fasilitas kesehatan dan pendidikan yang belum memadai,” ujarnya. H. Gunawan juga menambahkan bahwa dirinya sering menerima aspirasi semacam itu dari warga yang berada di wilayah terisolasi.(17/10/2024)
Desa-desa di pelosok Murung Raya, kata H. Gunawan, sering kali luput dari perhatian program pembangunan yang digagas pemerintah. Kondisi geografis yang sulit diakses menjadi salah satu faktor penyebab keterbatasan infrastruktur di sana. Namun, dia menekankan bahwa situasi ini tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan kebutuhan masyarakat.
Dia berharap agar pemerintah daerah lebih serius dalam merencanakan dan mengimplementasikan pembangunan yang merata di seluruh wilayah Murung Raya, terutama desa-desa terpencil. Menurut H. Gunawan, sudah saatnya aspirasi masyarakat dari wilayah terisolasi dijadikan prioritas dalam perencanaan pembangunan.
“Pemerataan pembangunan harus menjadi agenda utama. Jika desa-desa di pelosok tidak disentuh oleh pembangunan, maka kita akan meninggalkan bagian masyarakat yang berhak menikmati hasil pembangunan itu sendiri,” tutupnya.
Pembangunan di desa-desa terpencil diharapkan dapat membawa perubahan positif, baik dalam aspek ekonomi, kesehatan, maupun pendidikan, sehingga masyarakat yang berada di daerah pelosok bisa merasakan dampak nyata dari kemajuan yang dicapai Murung Raya.(JM)

Tinggalkan Balasan