Legislator Murung Raya Dorong Pembinaan dan Infrastruktur untuk Kelompok Tani
Murung Raya – Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya, Liangsoi, mendorong Pemerintah Daerah untuk meningkatkan pembinaan terhadap kelompok tani di wilayah pelosok pedesaan. Ia juga menekankan pentingnya pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan yang menghubungkan desa dengan kecamatan serta lahan pertanian, sebagai langkah strategis untuk mendongkrak produktivitas sektor pertanian.(28/10/2024)
Dalam keterangannya kepada awak media di kantor DPRD Murung Raya, Liangsoi mengungkapkan bahwa pembinaan terhadap kelompok tani sangat krusial untuk meningkatkan pendapatan petani, terutama di daerah-daerah terpencil. Selain itu, peningkatan aksesibilitas melalui pembangunan jalan dianggap sebagai faktor kunci keberhasilan pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut.
“Kami harapkan Pemda mendukung sektor pertanian, termasuk dengan peningkatan atau pembukaan jalan untuk petani di pedesaan. Infrastruktur jalan menjadi salah satu prioritas utama yang harus diwujudkan,” ujar Liangsoi.
Lebih lanjut, Liangsoi menyebutkan bahwa dalam kegiatan reses yang telah dilakukannya, banyak masyarakat menyampaikan aspirasi terkait peningkatan jalan kelompok tani. Menurutnya, keberadaan jalan yang memadai akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan produksi dan distribusi hasil pertanian.
“Masyarakat meyakini bahwa dengan adanya jalan yang memadai, sektor pertanian di desa dapat berkembang lebih baik. Warga akan lebih mudah mengelola lahan pertanian mereka dan mendistribusikan hasil panennya ke pasar,” jelas Liangsoi.
Ia menegaskan, sinergi antara pembinaan kelompok tani dan pembangunan infrastruktur menjadi langkah strategis untuk mendorong kemajuan sektor pertanian di Murung Raya. “Pemerintah daerah harus mengambil langkah konkret untuk mendukung para petani, baik melalui pelatihan, penyuluhan, maupun pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan,” pungkasnya.
Upaya ini diharapkan mampu mengatasi berbagai kendala yang selama ini dihadapi petani di wilayah perdesaan, seperti aksesibilitas yang buruk dan keterbatasan pengetahuan dalam pengelolaan lahan. Dengan pembenahan yang terintegrasi, Liangsoi optimistis sektor pertanian di Murung Raya akan mengalami kemajuan signifikan.(JM)

Tinggalkan Balasan