Junaidi Dorong Peran Aktif Warga Perkuat Keamanan Lingkungan demi Dukung Pembangunan Kalteng
PALANGKA RAYA – Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi, mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan berperan aktif menjaga lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Menurutnya, kondisi daerah yang aman dan kondusif merupakan prasyarat penting bagi keberlangsungan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, menjaga keamanan tidak dapat sepenuhnya dibebankan kepada aparat penegak hukum, melainkan memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.
Junaidi menegaskan, partisipasi warga dalam menjaga lingkungan menjadi salah satu langkah efektif untuk mencegah munculnya gangguan keamanan. Kepedulian terhadap situasi sekitar, komunikasi yang harmonis antarwarga, serta budaya saling mengingatkan dinilai mampu memperkuat sistem keamanan berbasis masyarakat.
“Setiap orang tentu menginginkan lingkungan yang aman, nyaman, dan terbebas dari gangguan kriminalitas maupun konflik. Untuk itu, menjaga keamanan harus menjadi tanggung jawab bersama, dimulai dari kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan kerja sama dengan sesama warga,” ujarnya, Senin (13/7/2026).
Ia menjelaskan, stabilitas keamanan akan memberikan dampak positif terhadap berbagai sektor pembangunan. Aktivitas perekonomian dapat berjalan lebih baik, iklim investasi semakin kondusif, pelayanan publik meningkat, serta kegiatan pendidikan, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan dapat berlangsung tanpa hambatan.
Sebaliknya, apabila situasi keamanan terganggu, berbagai aktivitas masyarakat berpotensi terhambat dan dapat memengaruhi laju pembangunan daerah. Oleh sebab itu, Junaidi menilai budaya saling peduli, menjaga kerukunan, dan memperkuat solidaritas harus terus dipupuk dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera berkoordinasi dengan aparat apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketertiban umum. Menurutnya, komunikasi yang baik antara warga dan aparat menjadi langkah penting dalam mencegah tindak kriminal maupun potensi konflik sosial.
Selain meningkatkan kewaspadaan, Junaidi mengajak masyarakat menghidupkan kembali semangat gotong royong, mempererat silaturahmi, serta mendukung berbagai kegiatan yang memperkuat persatuan di lingkungan masing-masing. Nilai kebersamaan, katanya, menjadi modal utama dalam menciptakan rasa aman yang berkelanjutan.
Ia optimistis Kalimantan Tengah akan tetap menjadi daerah yang damai, aman, dan nyaman apabila sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, aparat keamanan, dan seluruh lapisan masyarakat terus terjalin secara kuat dan berkesinambungan.
“Kolaborasi yang solid antara pemerintah, DPRD, aparat keamanan, dan masyarakat merupakan kunci untuk mewujudkan Kalimantan Tengah yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga,” tutupnya.

