Dukung Evaluasi Kinerja OPD, Edi Fran Aji Dorong Percepatan Pembangunan Barito Utara
Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Edi Pran Aji, menilai evaluasi kinerja perangkat daerah dan percepatan program pembangunan merupakan langkah penting untuk memastikan penyelenggaraan pemerintahan berjalan optimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikannya dalam menanggapi pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Camat dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Barito Utara yang digelar di Gedung Balai Antang, Kamis (22/10/2026).
Menurut Edi Pran Aji, rapat koordinasi menjadi salah satu sarana untuk mengevaluasi pelaksanaan program, mengidentifikasi berbagai kendala di lapangan, serta merumuskan langkah perbaikan agar target pembangunan dapat tercapai sesuai perencanaan.
Ia menilai, menjelang akhir tahun anggaran 2026, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) perlu memastikan program yang telah direncanakan dapat dilaksanakan secara efektif, tepat sasaran, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Evaluasi kinerja sangat penting untuk melihat sejauh mana program yang sudah direncanakan berjalan. Jika masih ada kendala, perlu segera dicarikan solusi agar pelaksanaannya tidak terhambat dan manfaatnya dapat dirasakan masyarakat,” kata Edi Pran Aji.
Politisi Partai Nasdem ini juga menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan, dan unit pelayanan publik hingga tingkat lapangan. Menurutnya, sinergi yang baik dapat membantu mempercepat penyelesaian persoalan sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam sektor kesehatan, Edi berharap evaluasi dan koordinasi yang dilakukan dapat mendorong peningkatan kualitas pelayanan di rumah sakit maupun puskesmas. Ketersediaan tenaga kesehatan, fasilitas pelayanan, peralatan medis, dan kemudahan akses masyarakat perlu menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan mutu layanan kesehatan.
Rencana peningkatan status rumah sakit daerah dari tipe C menjadi tipe B, sebagaimana disampaikan Bupati Barito Utara, juga perlu didukung perencanaan yang matang, termasuk kesiapan fasilitas dan pengembangan layanan kesehatan penunjang.
Selain sektor kesehatan, Edi menilai penyempurnaan program pembangunan tahun 2027 harus memperhatikan kebutuhan riil masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara. Dengan demikian, penyusunan anggaran dan penetapan prioritas pembangunan dapat dilakukan secara terukur.
Dirinya juga berharap setiap perangkat daerah tidak hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi dan penyerapan anggaran, tetapi juga memperhatikan kualitas hasil pekerjaan serta dampak program terhadap kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, tanggung jawab pembangunan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan kedisiplinan, komunikasi, dan komitmen seluruh jajaran pemerintahan.
“Yang terpenting, setiap program harus memberikan hasil yang jelas bagi masyarakat. Koordinasi harus diperkuat, kendala diselesaikan bersama, dan pelaksanaan pembangunan terus diawasi agar berjalan sesuai tujuan,” kata dia.
Ia berharap melalui evaluasi yang berkelanjutan dan koordinasi yang efektif, program pembangunan Kabupaten Barito Utara dapat berjalan lebih optimal, sementara kualitas pelayanan publik semakin meningkat. (Ph)
