Jurnalis Metro

Satu Wadah Informasi

DPRD Kalteng Tekankan Pemerataan Pembangunan Desa dan Penguatan PAD

Palangka Raya – Pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan menjadi perhatian utama Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng). Anggota Komisi I, Purdiono, menegaskan bahwa desa-desa tertinggal harus menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan, terutama dalam hal infrastruktur dan pelayanan dasar.

“Masyarakat di desa merupakan kelompok yang paling membutuhkan sentuhan pembangunan. Karena itu, program strategis harus benar-benar menyentuh kebutuhan riil mereka,” ujar Purdiono, jumat (1/8/2025).

Pemerintah Provinsi Kalteng sendiri tengah menyiapkan program pembangunan strategis yang dijadwalkan mulai berjalan pada tahun 2026. Program ini telah mendapat persetujuan dari DPRD Kalteng, dengan catatan pelaksanaannya harus berbasis pada kebutuhan masyarakat dan memperhatikan kemampuan fiskal daerah.

Menurut Purdiono, Komisi I akan melakukan pengawalan ketat terhadap pelaksanaan program tersebut agar tidak hanya berhenti pada tahap perencanaan.

“DPRD tidak ingin program pembangunan ini hanya bagus di atas kertas. Harus ada realisasi nyata di lapangan,” tegasnya.

Selain fokus pada pembangunan desa, DPRD Kalteng juga mendorong pemerintah daerah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Upaya ini bisa dilakukan dengan mengoptimalkan potensi sumber pendapatan yang telah ada dan membuka sumber-sumber baru yang selama ini belum digarap maksimal.

“Peningkatan PAD sangat penting agar pembangunan dapat berkelanjutan dan tidak hanya mengandalkan dana transfer pusat,” tambahnya.

Komisi I berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan DPRD terus diperkuat guna memastikan pembangunan di Kalteng berjalan merata dan berkelanjutan, terutama dalam mengatasi ketimpangan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.