DPRD Kalteng Dorong Sinergi Daerah Percepat Realisasi Sekolah Rakyat
PALANGKA RAYA — Kalangan legislatif di Kalimantan Tengah menilai percepatan pelaksanaan program Sekolah Rakyat membutuhkan koordinasi yang kuat antar pemerintah daerah agar implementasinya dapat berjalan efektif dan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Sugiyarto, mengatakan keberhasilan program tersebut tidak semata ditentukan oleh pembangunan sarana baru, melainkan juga kemampuan daerah memaksimalkan sumber daya yang sudah tersedia.
Menurutnya, aset pendidikan yang saat ini tidak lagi digunakan secara optimal maupun sekolah dengan jumlah peserta didik yang minim dapat dimanfaatkan kembali melalui proses revitalisasi untuk mendukung pelaksanaan program.
“Sinergi antar pemerintah daerah menjadi faktor penting agar pelaksanaan Sekolah Rakyat dapat berlangsung lebih cepat sekaligus tepat sasaran,” ujarnya, Selasa (5/5/2026).
Ia menjelaskan, pendekatan tersebut dinilai lebih efisien karena mampu mempercepat kesiapan infrastruktur sekaligus mengurangi kebutuhan anggaran pembangunan baru.
Selain itu, pemerintah kabupaten dan kota juga didorong untuk mengambil langkah lebih aktif dengan menyiapkan dukungan konkret, baik berupa penyediaan lahan maupun bangunan yang berpotensi diajukan sebagai bagian dari pengembangan program.
Sugiyarto menekankan, kesiapan daerah menjadi salah satu faktor penentu agar program dapat direalisasikan secara merata, terutama bagi wilayah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses pendidikan.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat bergerak lebih proaktif dalam menyiapkan dukungan yang diperlukan sehingga proses realisasi program bisa berlangsung lebih cepat,” katanya.
Ia menambahkan, upaya pemerataan pendidikan melalui program Sekolah Rakyat memerlukan kerja bersama lintas tingkatan pemerintahan. Tanpa kolaborasi yang terintegrasi, target memperluas akses pendidikan dinilai akan lebih sulit dicapai.
Melalui penguatan koordinasi dan dukungan antar daerah, program Sekolah Rakyat diharapkan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.

