Jurnalis Metro

Satu Wadah Informasi

Risiko Banjir dan Kekeringan, Petani Teluk Timbau Tanam Lebih Awal

KAPUAS, JURNALIS METRO.com – Mengantisipasi cuaca ekstrem yang diprediksi BMKG, petani di Desa Teluk Timbau mempercepat masa tanam padi, Kamis (09/04/2026). Langkah ini dilakukan untuk menghindari risiko kekeringan akibat fenomena El Nino serta ancaman luapan sungai yang berpotensi merendam lahan persawahan. Sekitar 50 kepala keluarga menggarap 40 hektare sawah secara serentak guna menjaga produksi pertanian.

Kenaikan debit air sungai yang cepat membuat area persawahan berisiko terendam dalam waktu singkat. Kondisi ini mendorong petani menentukan jadwal tanam lebih awal agar tanaman memasuki fase panen sebelum potensi banjir datang.

Kepala desa setempat mengatakan percepatan tanam merupakan strategi adaptif menghadapi dua ancaman sekaligus. “Jika terlambat, tanaman bisa terdampak sebelum masuk masa panen. Maka kami harus bergerak cepat sejak tahap awal,” ujarnya.

Program percepatan dilakukan melalui pengolahan lahan lebih cepat, persemaian lebih awal, serta penggunaan bibit unggul yang lebih tahan perubahan cuaca. Masa tanam hingga panen di wilayah ini berkisar empat bulan sejak persemaian, sehingga ketepatan waktu menjadi faktor penting.

Dukungan juga datang dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT TTA Group yang meninjau langsung kondisi pertanian. Perusahaan turut memberikan bantuan mesin perontok padi guna mempercepat proses panen dan meningkatkan efisiensi hasil.

Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan sektor swasta dinilai mampu meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi perubahan iklim. Langkah percepatan tanam ini diharapkan menjaga produktivitas pertanian sekaligus menjadi contoh adaptasi bagi wilayah lain dengan kondisi serupa.