Program BPBL: Mewujudkan Keadilan Energi di Murung Raya
MURUNG RAYA.Pemerintah terus berupaya memperluas akses listrik bagi seluruh rakyat Indonesia, khususnya di wilayah-wilayah yang tertinggal. Salah satu inisiatif strategis yang kini diimplementasikan adalah Program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL), yang disalurkan melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023. Program ini menjadi salah satu upaya nyata pemerintah untuk menciptakan energi yang berkeadilan, terutama bagi masyarakat tidak mampu di daerah-daerah yang sudah teraliri jaringan listrik PLN.
Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, menjadi salah satu daerah penerima manfaat program ini. Di kawasan yang masih menghadapi tantangan akses listrik ini, kehadiran BPBL disambut dengan antusias oleh masyarakat dan para pemangku kepentingan lokal. Anggota DPRD Kabupaten Murung Raya dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, Mahyono, mengapresiasi langkah pemerintah dalam menghadirkan solusi listrik bagi warga yang selama ini tidak mampu memasang sambungan listrik mandiri.
“Kami sangat mengapresiasi program BPBL ini. Listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting untuk menunjang kehidupan sehari-hari masyarakat. Di Murung Raya, masih banyak rumah tangga yang belum dapat menikmati listrik PLN karena keterbatasan ekonomi. Program ini menjadi angin segar bagi warga kami,” ujar Mahyono, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dalam pernyataannya pada Senin,(09/09/2024).
Mahyono menambahkan bahwa program ini sejalan dengan visi Kabupaten Murung Raya untuk mencapai kemajuan yang lebih inklusif dan berkeadilan, terutama dalam menciptakan generasi cerdas di masa depan. “Merdeka dalam terang akan melahirkan generasi yang cerdas dan kompetitif. Dengan adanya akses listrik, anak-anak kita bisa belajar dengan lebih baik, dan kehidupan masyarakat secara keseluruhan akan lebih sejahtera. “Kami mendukung penuh visi Mura BBC Emas 2030, dan BPBL adalah bagian dari langkah menuju visi tersebut.”ucapnya.
Menurut Mahyono, meskipun Kabupaten Murung Raya sudah mulai merasakan manfaat pembangunan infrastruktur, masih banyak rumah tangga yang belum memiliki sambungan listrik mandiri karena keterbatasan biaya. Program BPBL ini diharapkan dapat menjawab persoalan tersebut dengan memberikan sambungan listrik secara gratis bagi rumah tangga tidak mampu di daerah yang telah teraliri jaringan PLN.
Pemerintah Pusat, melalui Kementerian ESDM, berkomitmen untuk memastikan seluruh warga, termasuk di wilayah terpencil seperti Murung Raya, bisa menikmati fasilitas dasar ini. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan taraf hidup masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak bagi pengembangan ekonomi lokal. Akses listrik dianggap sebagai kunci untuk membuka lebih banyak peluang bagi warga, mulai dari pendidikan hingga pengembangan usaha kecil dan menengah.
Dengan terwujudnya akses listrik di seluruh wilayah Murung Raya, Mahyono optimis bahwa kabupaten tersebut akan mampu melahirkan generasi yang lebih unggul, siap bersaing, dan membawa kemajuan daerah menuju cita-cita BBC Emas 2030.(JM)

Tinggalkan Balasan