Jurnalis Metro

Satu Wadah Informasi

Ketajaman berita tidak boleh mengorbankan kualitas bahasa

Palangka Raya – Upaya memperkuat penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik kembali ditegaskan dalam kegiatan Pembinaan Lembaga dalam Pengutamaan Bahasa Negara Tahun 2025 yang diselenggarakan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya, 20 November 2025.

Salah satu peserta kegiatan, Jhon Kenedy—anggota Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) yang juga Redaktur Habarkalimantantengah.com dan Betang.tv—menyatakan bahwa media memiliki tanggung jawab penting dalam menjaga mutu bahasa Indonesia dalam setiap penyajian informasi.

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Hamka, yang hadir mewakili Pelaksana Tugas Sekda Kalteng, Kepala Balai Bahasa Kalteng Dr. Sukardi Gau, serta para pakar bahasa. Para narasumber menekankan bahwa media merupakan garda terdepan dalam menjaga martabat bahasa Indonesia.

“Sebagai institusi media, kami wajib menjaga mutu bahasa. Pembinaan ini menegaskan bahwa pengutamaan bahasa negara bukan hanya kewajiban regulatif, tetapi juga tanggung jawab profesional,” ujar Jhon Kenedy yang akrab disapa Bucek, Selasa (25/11/2025).

Ia menyebutkan bahwa materi teknis yang diberikan narasumber sangat relevan untuk diterapkan dalam setiap karya jurnalistik agar media tetap tajam dalam memberitakan, namun tetap berpegang pada kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar.

“Media harus menjadi teladan. Ketajaman berita tidak boleh mengorbankan kualitas bahasa,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini