Linae Victoria Aden Ditunjuk sebagai Pj Sekda Kalteng, Gubernur Tekankan Penguatan Koordinasi Birokrasi
PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, melantik Linae Victoria Aden sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Tengah dalam sebuah prosesi resmi di Istana Isen Mulang, Selasa (31/3/2026).
Pelantikan tersebut menandai dimulainya masa tugas Linae efektif per 1 April 2026, berdasarkan Keputusan Gubernur Kalimantan Tengah Nomor 100.3.3.1/71/2026. Ia menggantikan Leonard S. Ampung yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai aparatur sipil negara.
Sebelum menduduki jabatan baru ini, Linae Victoria Aden menjabat sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Kalimantan Tengah.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa posisi Sekda memiliki peran sentral dalam menjaga stabilitas dan kinerja pemerintahan daerah. Ia menilai jabatan tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga strategis dalam mengoordinasikan lintas perangkat daerah.
“Sekda harus mampu memastikan jalannya roda pemerintahan tetap efektif, efisien, dan akuntabel, sekaligus menjembatani kebijakan daerah dengan program nasional,” ujar Agustiar.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antarorganisasi perangkat daerah guna mendukung pelaksanaan program pembangunan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada soliditas dan kolaborasi di lingkungan birokrasi.
Gubernur turut mengapresiasi kontribusi Leonard S. Ampung selama menjabat sebagai Pelaksana Tugas Sekda, seraya berharap pengalaman tersebut menjadi fondasi bagi keberlanjutan kinerja pemerintahan.
Acara pelantikan dihadiri oleh Wakil Gubernur Edy Pratowo, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran kepala perangkat daerah di lingkup Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Dengan penunjukan ini, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap penguatan koordinasi birokrasi dapat semakin optimal dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah ke depan.

