Jurnalis Metro

Satu Wadah Informasi

Pemprov Kalteng Luncurkan Program Strategis Pendidikan, Lebih dari 60 Ribu Siswa Terima Bantuan Seragam

PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah meluncurkan Program Strategis Sektor Pendidikan dalam sebuah kegiatan yang digelar di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kamis (5/3/2026). Peluncuran ini menjadi langkah penting dalam memperkuat komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi masyarakat di Bumi Tambun Bungai.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa peluncuran berbagai program strategis tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam memastikan seluruh putra-putri Kalimantan Tengah memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas.

“Pada hari ini kita telah menyaksikan bersama launching berbagai program strategis pendidikan di Kalimantan Tengah, mulai dari Program D-1 Vokasi Pertanian UMPR, bantuan seragam sekolah, pendidikan dokter spesialis kandungan di Universitas Palangka Raya, hingga penandatanganan kerja sama dengan perguruan tinggi se-Kalimantan Tengah. Ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi langkah dan komitmen nyata untuk memastikan setiap anak di Kalteng mendapatkan hak pendidikan yang layak,” ujarnya.

Ia menekankan, pemerintah daerah tidak ingin ada masyarakat yang kehilangan kesempatan untuk mengakses pendidikan, layanan kesehatan, maupun kehidupan yang layak. Menurutnya, pembangunan daerah harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

“Kami tidak ingin melihat ada putra-putri Kalimantan Tengah yang tidak bisa sekolah, tidak bisa kuliah, tidak bisa berobat, bahkan tidak bisa makan. Karena itu pendidikan dan kesehatan tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah,” katanya.

Gubernur juga mengakui adanya penurunan anggaran daerah akibat kebijakan efisiensi yang berdampak pada APBD Provinsi Kalimantan Tengah. Anggaran yang sebelumnya mencapai Rp10,2 triliun pada tahun 2025, turun menjadi sekitar Rp5,4 triliun pada tahun 2026.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah.

Menurutnya, sejumlah program unggulan seperti Satu Rumah Satu Sarjana, Sekolah Gratis, serta bantuan seragam sekolah merupakan bagian dari program Kartu Huma Betang Sejahtera yang bertujuan memperluas akses pendidikan bagi masyarakat Kalimantan Tengah.

“Pendidikan adalah fondasi sekaligus investasi masa depan. Pendidikan akan memutus mata rantai kemiskinan, kebodohan, dan keterisolasian. Maju mundurnya suatu daerah sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur juga menyambut baik peluncuran Program Pendidikan Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi di Universitas Palangka Raya sebagai langkah strategis untuk memperkuat layanan kesehatan di daerah, sekaligus meningkatkan ketersediaan tenaga medis spesialis di Kalimantan Tengah.

Selain itu, dalam kegiatan tersebut Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menyalurkan bantuan seragam sekolah kepada lebih dari 60 ribu siswa SMA, SMK, dan SKH di seluruh wilayah Kalimantan Tengah, khususnya bagi siswa dari keluarga kurang mampu.

Bantuan yang diberikan meliputi seragam olahraga, batik Huma Betang, seragam putih abu-abu, seragam Pramuka lengkap, serta perlengkapan sekolah seperti sepatu, topi, dasi, dan ikat pinggang.

Melalui berbagai program strategis tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah berharap akses pendidikan bagi masyarakat semakin terbuka dan merata, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia guna mendukung terwujudnya Kalimantan Tengah yang lebih berkah, maju, dan bermartabat menuju Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini